<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5909285328757446609</id><updated>2011-04-22T01:50:49.235+07:00</updated><title type='text'>Fakultas Peternakan UNPAD 2003</title><subtitle type='html'>This Blog content curently dedicated to you all the major of faculty of animal husbandary padjadjaran university year attended 2003</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fapetunpad2003.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5909285328757446609/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fapetunpad2003.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fakultas Peternakan 2003</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06408377133039776747</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5909285328757446609.post-8237603317153138683</id><published>2008-02-09T16:54:00.001+07:00</published><updated>2008-02-09T16:55:44.022+07:00</updated><title type='text'>Lowongan Kerja Di BRI</title><content type='html'>Informasi Baru Dari Sub Bagian Akademik (SBA) Fapet Unpad&lt;br /&gt;Penerimaan  calaon karyawan Bank BRI, formulir paling bisa diambil di SBA&lt;br /&gt;dikirim paling telat 2 minggu lagi..&lt;br /&gt;regard&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5909285328757446609-8237603317153138683?l=fapetunpad2003.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fapetunpad2003.blogspot.com/feeds/8237603317153138683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5909285328757446609&amp;postID=8237603317153138683&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5909285328757446609/posts/default/8237603317153138683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5909285328757446609/posts/default/8237603317153138683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fapetunpad2003.blogspot.com/2008/02/lowongan-kerja-di-bri.html' title='Lowongan Kerja Di BRI'/><author><name>Fakultas Peternakan 2003</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06408377133039776747</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5909285328757446609.post-8170705392853358911</id><published>2008-01-25T12:55:00.000+07:00</published><updated>2008-02-09T08:20:24.082+07:00</updated><title type='text'>Tantangan Nyata Sarjana Peternakan Indonesia</title><content type='html'>&lt;p style="margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt;   &lt;span class="title"  style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tantangan Nyata Sarjana Peternakan Indonesia&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt;   &lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;   &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="title"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;b&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;   Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;    telah lama dikenal sebagai negara agraris yang sangat subur. Mayoritas    penduduknya (sekitar 60% dari total populasi) hidup dari sektor    pertanian dan bekerja sebagai petani, pekebun, peternak dan nelayan.    Sebagai negara yang kaya akan hasil bumi maka Indonesia memliki potensi    alam yang sangat besar, yang dapat dieksplorasi sebesar-besarnya untuk    kemakmuran rakyat. Di Indonesia ditemukan tidak kurang dari 945 jenis    tanaman asli Indonesia yang terbagi menjadi 77 jenis sumber karbohidrat,    75 jenis sumber lemak/minyak, 26 jenis kacang-kacangan, 389 jenis    buah-buahan, 228 jenis sayuran, 40 jenis bahan minuman, 110 jenis    rempah-rempah dan bumbu-bumbuan, serta 17% species dunia ditemukan di    Indonesia. Namun dari potensi alam yang sangat besar tersebut ternyata    masih banyak jenis sumber daya alam yang belum dapat diolah dan    dimanfaatkan secara optimal oleh bangsa Indonesia sendiri. Ironisnya,    sebagian besar kebutuhan pangan telah tergantung impor dari negara    lain.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;   Menurut beberapa sumber disebutkan bahwa komoditas dan jumlah impor    bahan pangan seperti beras 3,7 juta ton, gandum 4,5 juta ton, gula 1,6    juta ton, kedelai 1,3 juta ton, bungkil kedelai 1 juta ton, jagung 1,3    juta ton, ternak sapi 450,000 ekor, daging dan jeroan 42 ribu ton, dan    susu, mentega, keju : 170 ribu ton setiap tahunnya. Data tersebut    menggambarkan pemanfatan potensi alam yang kurang optimal atau karena    tingginya tingkat kebutuhan akibat jumlah penduduk yang besar, sehingga    kebutuhan pangan tidak dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri sendiri.    Bahkan beberapa waktu yang lampau kita semua tersentak dan kaget oleh    berita baik di televisi maupun mass media lain karena masih ada sebagian    dari warga negara ini meskipun hidup di alam merdeka 61 tahun silam,    ternyata masih ada yang mengalami gizi buruk. Di sisi lain, sebagai    negara agraris tentu Indonesia memiliki peluang agribisnis yang sangat    besar, antara lain karena didukung Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber    Daya Manusia (SDM) yang memadai. Dari segi SDM, jumlah penduduk di    Indonesia tercatat nomor empat terbesar di dunia. Pada tahun 2000,    populasi penduduk Indonesia mencapai 210 juta dan pada tahun 2035    diperkirakan mencapai 400 juta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;   Dengan jumlah penduduk yang sangat besar tersebut maka secara otomatis    merupakan potensi pasar yang luar biasa khususnya dalam hal pemenuhan    kebutuhan pangan termasuk kebutuhan pangan hewani asal peternakan. Dalam    konteks ini peluang agribisnis peternakan terbuka luas dalam penyediaan    kebutuhan konsumsi pangan dan ini merupakan salah satu tantangan nyata    yang sekaligus peluang bagi para Sarjana Peternakan. Salah satu peluang    dalam upaya peningkatan produksi pangan dalam negeri adalah pemanfaatan    lahan kering. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;   Sebagaimana disebutkan sebelumnya bahwa Indonesia masih mempunyai    potensi lahan khususnya lahan kering (60 juta ha) yang sangat luas untuk    pengembangan pertanian termasuk peternakan. Namun yang menjadi    pertanyaan adalah bagaimana memanfaatkan lahan marginal (lahan kering)    secara optimal dan apakah SDM kita sudah siap, serta strategi apa yang    harus dilakukan untuk mempersiapkan SDM dalam pengembangan usaha    peternakan yang berdaya saing di kawasan lahan tersebut ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;   Usaha agribisnis pada umumnya dan khususnya usaha peternakan apalagi di    lahan kering sampai saat ini masih belum efisien dan belum berdaya    saing. Untuk membangun daya saing, usaha peternakan harus berorientasi    pada pasar yaitu meliputi price, quality dan value. Persaingan pasar    yang ketat menuntut pelaku bisnis untuk mampu mengatasi dan    menyiasatinya dengan cara menghasilkan produk dengan harga yang relatif    terjangkau dengan tetap mempertahankan kualitas yang baik. Sistem usaha    tani yang seadanya dan secara tradisional belum menghasilkan keuntungan    yang menggembirakan. Petani lahan kering tidak mungkin hidup jika    ekonomi rumah tangganya hanya tergantung kepada hasil tanaman. Oleh    karena itu, pendekatan yang tepat untuk menjawab tantangan tersebut di    atas adalah melalui pendekatan sistem usahatani yang memadukan komoditas    tanaman pangan/semusim dengan tanaman tahunan dan ternak dalam suatu    model usahatani yang serasi dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber    daya yang dimiliki petani. Sistem usaha tani terpadu ini diarahkan untuk    memperpanjang siklus biologis dengan mengoptimalkan lahan, hasil samping    pertanian, perkebunan dan peternakan sehingga setiap mata rantai siklus    menghasilkan produk baru yang bernilai ekonomis (hutan-tanaman    pertanian-pakan-ternak). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Di    samping upaya pengembangan usaha secara terpadu, kunci keberhasilan    bisnis peternakan sangat tergantung pada SDM sebagai kunci utama dengan    didukung oleh minimal tiga pilar pendukung yaitu 1) lingkungan, 2)    modal, dan 3) teknologi. Dari pilar pendukung yang berupa lingkungan,    peranan pemerintah sangat fundamental. Diharapkan pemerintah mempunyai    komitmen politik yang kuat untuk mengembangkan agribisnis peternakan    melalui misalnya penerbitan peraturan perundang-undangan yang memberikan    kepastian hukum dalam pembangunan peternakan yang sinergis dengan    peraturan perundang undangan lain yang terkait, menciptakan iklim usaha    yang kondusif (keamanan), menyediakan sarana-prasarana transportasi dan    komunikasi, dan adanya jaminan hukum atas penguasaan lahan untuk    peternakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Dari    segi modal, peran lembaga keuangan baik perbankan maupun lembaga    keuangan non-bank diharapkan mendukung dalam upaya-upaya penguatan modal    untuk pengembangan agribisnis peternakan. Selama ini ada indikasi bahwa    pihak perbankan enggan menyalurkan kredit kepada usaha-usaha peternakan    karena investasi di bidang peternakan dipandang cukup berisiko bila    dibandingkan dengan jenis usaha lain. Penguatan modal sangat diperlukan    untuk dapat meningkatkan aset bagi peternak dan pengusaha peternakan.    Kebijakan penguatan modal harus lebih berpihak, dengan skim-skim    tertentu yang favorable bagi pengembangan bisnis peternakan. Apabila    kita bandingkan dengan kebijakan penguatan modal yang terjadi di negara    tetangga seperti Australia dan Thailand sangatlah kurang berpihak pada    pelaku bisnis peternakan di Indonesia. Di Australia, untuk usaha    peternakan sapi potong pemerintah memberikan alokasi kredit cukup besar    dengan tingkat suku bunga kurang dari 8% per tahun dan lama kredit    antara 15-20 tahun. Kebijakan ini sangat membantu peternak sapi potong    di Australia untuk memiliki aset yang cukup sehingga akhirnya berdaya    saing tinggi. Demikian pula pengembangan ternak (sapi perah) di    Thailand, kebijakan pemerintah dalam penguatan modal sangat    menguntungkan peternak. Kalau kita bandingkan dengan kondisi di    Indonesia, kebijakan penguatan modal masih belum memihak, karena sebagai    contoh kredit ketahanan pangan, jangka waktu pengembalian kredit    maksimal 3 tahun dengan tingkat suku bunga komersial (&gt;12% per tahun).    Kondisi demikian ini tidak memungkinkan petani-peternak memiliki aset    yang cukup, sehingga daya saingnya tentu sangat rendah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;   Upaya mendorong SDM menuju ke arah entrepreneur (agropreneur) baik yang    masih berpendidikan rendah maupun yang telah berpendidikan tinggi (D3,    S1) khususnya para Sarjana Peternakan untuk meniti karier di dunia    bisnis peternakan-pertanian perlu terus dilakukan dan dalam hal ini    Perguruan Tinggi mempunyai peran yang signifikan. Pendidikan Tinggi    Peternakan perlu membekali lulusannya dengan knowledge, skill, ability    dan attitude yang cukup di samping entrepreneurships maupun    leaderships. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Di    samping melalui jalur pendidikan untuk menghasilkan lulusan dan SDM yang    qualified dan berjiwa entrepreneur, satu hal yang harus dilakukan    terutama oleh pemerintah adalah perlunya pemberian "insentif" bagi    pelaku usaha yang bersedia membangun usaha di kawasan lahan kering.    Insentif dapat diterapkan misalnya dengan penerapan keringanan pajak,    kemudahan-kemudahan dalam pengurusan usaha, perlindungan hukum dan    pembangunan sarana-prasarana yang menunjang usaha. Penerapan insentif    ini akan dapat mendorong SDM yang berkualitas dan berdedikasi untuk    tetap bersedia tinggal dan hidup membangun daerah lahan kering dan    secara tidak langsung akan mengurangi arus urbanisasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;   Usaha pengembangan ternak tidak hanya perlu modal, bibit unggul, pasar    dan sarana prasarana akan tetapi sangat membutuhkan SDM yang tangguh dan    andal, bermotivasi tinggi, trampil dalam mengelola usaha, tanggap    terhadap permintaan pasar, dan responsif terhadap teknologi baru. Inilah    tantangan riil para Sarjana Peternakan Indonesia untuk dapat    mengoptimalkan lahan marginal yang masih undertulized melalui    pengembangan usaha peternakan sehingga masalah kemiskinan dan gizi buruk    perlahan tapi pasti akan dapat diatasi. &lt;b&gt;q - o.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;"&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;*)    Dr Ir Ali Agus DAA, DEA, Dosen Fakultas Peternakan UGM, Ketua ISPI    Cabang DIY, Ketua Panitia Kongres IX ISPI 2006&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5909285328757446609-8170705392853358911?l=fapetunpad2003.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fapetunpad2003.blogspot.com/feeds/8170705392853358911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5909285328757446609&amp;postID=8170705392853358911&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5909285328757446609/posts/default/8170705392853358911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5909285328757446609/posts/default/8170705392853358911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fapetunpad2003.blogspot.com/2008/01/tantangan-nyata-sarjana-peternakan.html' title='Tantangan Nyata Sarjana Peternakan Indonesia'/><author><name>Fakultas Peternakan 2003</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06408377133039776747</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5909285328757446609.post-4322245916614658315</id><published>2008-01-24T11:11:00.000+07:00</published><updated>2008-01-24T11:16:31.074+07:00</updated><title type='text'>Selamat Bergabung di Blog Fapet Unpad Angkatan 2003</title><content type='html'>Blog ini diciptakan bagi semua alumnus fakultas peternakan pada umumnya dan lebih dokhususkan pada angkatan 2003.&lt;br /&gt;blog ini akan berisi content-content menarik tentang semua hal, mulai dari foto-foto angkatan, video angakatan 2003, informasi peternakan dan juga lowongan pekerjaan.&lt;br /&gt;dalam pemvuatan blog ini banyak terdapat kesalahan maka dari itu saya selaku admin mengharapkan masukan dan saran dalam membangun blog ini...&lt;br /&gt;saran dan komentar dapat dikirimkan ke e-mail : fapetunpad2003@gmail.com&lt;br /&gt;Morgan 2003, suffolk, suffolk, suffolk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;regard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stefanus ano Jemi (J1O03100)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5909285328757446609-4322245916614658315?l=fapetunpad2003.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fapetunpad2003.blogspot.com/feeds/4322245916614658315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5909285328757446609&amp;postID=4322245916614658315&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5909285328757446609/posts/default/4322245916614658315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5909285328757446609/posts/default/4322245916614658315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fapetunpad2003.blogspot.com/2008/01/selamat-bergabung-di-blog-fapet-unpad.html' title='Selamat Bergabung di Blog Fapet Unpad Angkatan 2003'/><author><name>Fakultas Peternakan 2003</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06408377133039776747</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
